Thursday, May 31, 2012

42

Those who are dead are not dead
They're just living in my head
And since I fell for that spell
I am living there as well
Oh.. Time is so short and I'm sure
There must be something more
Coldplay:42

Apa yang paling kekal di dunia ini? Bahkan tingkat keimanan pun bisa menghangus seketika. Apalagi hanya perasaan yang berbarengan dengan bermacam bentuk emosi terhadap semua objek yang terlihat jelas di dunia. Saya adalah angka kesekian dari orang yang menyaksikan.

Bagaimanakah? Bertahun-tahun lalu, saya pernah tidak menyukai keberadaan sesosok manusia. Yang dari sikap saya ini tadi, saya sangat punya alasan dan sebab. Tapi mengapa kali ini? Sekarang ini? Perlakuan saya, sikap saya tadi menjadi tak berlaku lagi. Saya melupakan. Mengabaikan, dan menganggap itu hanya keberadaan sesaat. Saya sadar. Itu takkan pernah abadi.

Alasan dan sebab menjadi memberangus, tertimpa banyak hal yang cukup membuat saya membuka mata lebar-lebar. Bukan sekedar panca indera yang kita sederhanakan dengan melihat ini berwarna hitam, ini berwarna putih.

Dongeng tentang manusia yang membanting handphonenya dan meremukkan apa yang membuatnya harus berkomunikasi dengan orang banyak. Baginya itu akan menambah masalah baru. Ia cukup mengambil tindakan dengan menghancurkan benda sialan itu. Menghentikan segala sumber masalah yang dahulunya sudah sangat membuatnya menjadi asing di negeri terasing.

Tahukah kamu? Saya belajar.

Jangan temukan saya adalah pendengar setia Mario Teguh, yang menyaksikan tayangan rutinnya setiap hari Minggu.

Saya tak pernah peduli dengan segala banyak yang mengatakan. Tapi saya cukup mengapresiasi bagi seseorang yang pernah menjadi pemabuk lalu mencambuki saya dengan kalimat-kalimat (yang mungkin bagi kalian adalah sampah) yang mampu membuat saya tersungkur takjub. Sekalipun ia pernah menyimpan berliter-liter alkohol di dalam perutnya.

Saya tak peduli pada "siapa". Tapi saya lebih memaknai pada "apa".

Alasan sederhana yang ingin ia sampaikan, "Saya takkan tinggal diam, terhadap orang-orang yang benar, akan tetapi tak ada satu pun yang membela" Saya katakan, "Persetan dengan pembelaan! Saya memang tidak berpayah-payah menunjukkan kebenaran yang sudah terselimut mendung itu. Tanpa saya sadari. Semuanya akan tersingkap dan memihak saya tanpa diminta"

Ia membenarkan. "Karena. Cukup saya saja yang mengalaminya. Berusaha menjadi benar. Tapi rupanya, tak satupun yang mengiyakan saya."

Dari itu saya tahu. Hingga saat ini. Akan masih banyak lagi orang yang begitu peka, dan menganggap saya ada untuk berharga. -Pada Satu Gelombang Suara- (ADF)

Monday, May 28, 2012

100 Random Questions

I admit that this last few days, I feel so lazy to write my daily life on this blog. Dont want to pour out my mind as usual I did. Hehe. Maybe its because...lalalalala.. Framing is gonna my new interest! :D Since I put instagram app on my xoxo gazzy two months ago.

But hey, I've just found many random questions on Vivin Fb's note. She's my boss daughter, who studies Graphic Design in Singapore. Ah, yeah.. I've check her tumblr out! It was containing many interesting doodles photography, design and also art. Heuheuuu.. *mupeng face

And, here those questions are..

WHAT WAS YOUR:
1. Last beverage: Gopek tea with many strawberries I give. Nyuum! L
2. Last phone call: Mbak Tri, and its missedcall.
3. Last text message: from stranger number, said: "Pagi agak siang Bu Editor.."
4. Song stuck in your head: Gravity - Coldplay.
5. Last time you cried: 2 days ago, I watched Ceriwis which announced about Indra Bekti's daughter born. Its made me really "terharuuuh" :'(

HAVE YOU EVER:
6. Dated someone twice: nope.
7. Been cheated on: hahaaiiy..
8. Kissed someone and regretted it: wowowooooh.. :p
9. Lost someone special: gonna true or lie?
10. Been depressed: helloooh..many girls on this planet sometimes get that condition rite?
11. Been drunk and threw up: nope
12. LIST TWO FAVORITE COLOURS: yellow, purple

THIS YEAR HAVE YOU: (2012)
14. Made a new friend: Yess! Thats you Minceeee :D
15. Fallen in love: still not yet :p
16. Laughed until you cried: YEAAAH!
17. Met someone who changed you: nope
18. Found out who your true friends were: already know them even we are living with many activities at different places.
19. Found out someone was talking about you: yep!
20. Kissed anyone on your friend's list accidentally: heyy, what do you mean???
21. How many people on your friends list do you know in real life : hmm 60% maybe?
22. How many kids do you want to have: 3 only.
23. Do you have any pets: ya. But I had given them all to my cousin in the past. Two turtles.
24. Do you wanna change your name: Neverrr!
25. What did you do for your last birthday: I made bihun-strawberry pudding. And posted one gloomy note on my blog.
26. What time did you wake up today: 3 am.
27. What were you doing at midnight last night: listening to radio.
28. Name something you CANNOT wait for: HUSBAND and three cute babies. *oh, yaaa?
29. Last time you saw your Mother: this evening.
30. What is one thing you wish you could change about your life: my bad habbit..the laziness. Haha.
32. What are you listening to right now: Let It Be - The Beatles.
33. Have you ever talked to a person named Tom: Have not. *eh?
34. What's getting on your nervous right now: nothing
35. Most visited webpage: Double T. Tumblr and twitter..
36. What's your real name: Dina Ulvia
37. What's your nickname: people usually called me with many nicknames. Dina, Dindun, Diul, Dinul, Dindon, Daino, Potter, Unyu'-unyu'. And my daddy also called me "Lenggang Ayu" :)
38. Relationship Status: Jomblo tuleeeeen mboookee :p
39. Zodiac sign: if the answer is Aquarius?
40. Male or female: exactly, not male!
41. Age: aww..forget. Maybe 17.. ;)
42. Interest: tumblring, music, rain, whatsapping, reading people's mind, writing my mind, capturing.
43. Eye colour: Black.
44. Hair colour: Pure Black.
45. Long or short: short.
46. Height: I think Im taller than 10 years ago :p
47. Do you have a crush on someone: aah, c'mon.. I'm not an antagonist woman like Indonesian film!
48: What do you like about yourself: my laugh style. Always ngakak forever..Gyahahahah.
49. Piercings: ears.
50. Tattoos: still considering..it looks sexy ya? *lol!
51. Righty or lefty: righty

FIRSTS:
52. First surgery: na'udzubillah..
53. First piercing: I was baby maybe..
54. First best friend: Imam Bukhori Muslim!
55. First sport you joined in: swimming, but now I cant swim anymore. :(
56. First vacation: Jogjaaaah, when I was 5 years old.
58. First pair of trainers: haha forget
59. Eating: bubur bayi.
60. Drinking: asi-nya emak.
61. I'm about to: answer.
62. Listening to: The Beatles.
63. Waiting for: Mr. Right!
64. Want kids: YES, but not now.
65. Get Married: next year in a beautiful place with someone who loved me. *amiiiin. :))
66. Career: successful.
67. Lips or eyes: both.
68. Hugs or kisses: hugs.
69. Shorter or taller: Taller.
70. Older or Younger: Older. Aaah, are you talking about a guy?
71. Romantic or spontaneous: I love spontaneous!
72. Nice stomach or nice arms: arms.
73. Sensitive or loud: loud.
74. Hook-up or relationship: relationship.
75. Trouble maker or hesitant: troublemaker

HAVE YOU EVER:
76. Kissed a stranger: nope.
77. Drank hard liquor: ooo, sorry I'm mosleem baby..
78. Lost your glasses/ contact: I dont wear booth.
79. Sex on first date: Pardon?
80. Broken someone's heart: uummm..wait. But I dont think so.. -__-'
81. Flirted with a hot girl: What?? I'm obviously normal!
82. Been arrested: nope.
83. Turned someone down: yeaa..
84. Cried when someone died: sometimes.
85. Fallen for a friend: oh, big NO!

DO YOU BELIEVE IN:
86. Yourself: always!
87. Miracles: yeah!
88. Love at first sight: I'll answer ya, if you name its a faith darl..
89. Heaven: yes..
90. Santa Claus: its just imagination figure on film or cartoon at Christmas moment rite?
91. Kiss on the first date: no.
92. Angels: yes.

ANSWER TRUTHFULLY:
94. Had more than 1 girlfriend/boyfriend at a time: No!
95. Had u sing today: yes.
96. Ever cheated on somebody: no.
97. If you could go back in time, how far would you go: 2-3 years ago. Maybe I'll correct my destiny. Turning someone down for example?
98. If you could pick a day from last year and relive it, what would it be: Sleeping well along that day.
99. Are you afraid of falling in love: no!
100. Blank: Alhamdulillah.. :))

Monday, May 21, 2012

Awal Rajab

Hayy..hayy..hayy Wowowooo..uda lama yah kita nggak ngobrol di tumblr ini? Hehe. Kemaren-kemaren emang lagi males text tumblring syiih..padahal ceritanya bejibun yang pengen dishare. Tapi aku runut aja deh yang mau aku tulis kali ini yaaa.. Cekiiit-cekiiit-duuut! :D
1. Long Wiken.
2. Manci, Celsi. Juara-juara baru..
3. Mimince ke rumah cilukba!

Yipiiy..kemaren kan long wiken tuh.. Ada hal yang begitu ku amatin pas wiken barusan. Tentang apa? Tentang gimana mudahnya menebak perilaku manusia dari kebiasaannya. Maap, maap nih saya ya..kalo jatohnya jadi sotoy. Hehehe.

Iye, pas Rabu sore itu aku ada lemburan sampe abis Isya, nungguin ngeprint poster-poster punya si Bos. Nah, ngeprint uda kelar, aku, Mba Endang dan Mas Sis pulang. Aku agak ribet sambil bawa poster bikinanku *eciyeee :p

Jalur ke Surabaya sih nggak seberapa macet, yang macet itu jalur keluar Surabaya. Eh..eh, pas sampe di jalan tol deket pom bensin itu rupanya jalur yang kulalui juga macet! Kayak yang ada rombongan si Komo numpang lewat gitu. Semua kendaraan jalannya jadi lelet. Termasuk aku, yang cari-cari peluang ruang kosong di antara sekian banyak mobil. Pas sampe di tepi jalan berumput, aku cepet-cepet ngegas buat ngeduluin mobil sebelahku, karena jalannya kan lumayan sempit tuh! E...gara-gara keburu itu, sandalku jadi nyangkut di batu gede pas kaki kananku lagi nginjek tanah buat nyeimbangin sepeda. Lepas gitu aja dari kaki. Huhuhu. Maunya sih berenti, turun trus mungutin sandal. Tapiii..yang namanya kendaraan uda segambreng banyaknya kan bikin repot juga kalo mesti berenti. Yaudah, dengan separo nggak ikhlas aku terusin nyetir ke depan. Sambil muter otak ngerencanain, besok pagi-pagi mesti ke jalan tol ini buat mungutin sandalnya. Kan lumayan tuh?? Hehehe. *dasaaar!

Dan keesokannya, aku samperin jalan tol yang uda bikin tumbal buat sandalku semalem. Hahahaha. Ehh..ternyata masih ada looh. Alhamdulillah ye.. :) Untung nggak dicolong ma orang! Lagian sapa juga yang mau ama sandal butut gitu kali yak? Hahahaha.

Masih di longwiken lagi. Kamis pagi sebenernya aku diajakin temen kampus, Aidul, buat nyoping di DTC. Tapi berhubung MamPap mau ke Madura siangnya, aku malah males yang mau pergi-pergi. Jadinya Aidul deh yang nyamperin ke rumah. Kami cerita-cerita deh walo sebentar. Soalnya Aidul uda keburu aja tuh mau nyoping bareng temennya.

Nggak lamaan, mba iparku dateng ngajakin aku buat seserahan. Praktis deh..no bobo siang di Kamis itu. Sambil beribet bikin, aku tanya Aidul DTC lagi rame ato enggak. Ehh..malah dibalesnya Maghrib, dan dia malah ngabarin berita buruk! Dia kena musibah pas lagi nyoping di sana. Dompetnya dicopet mbook! Padahal dia masih belum belanja apa-apa katanya. Heuuh..jadi kasiyan sama Aidul. Tau gitu uda kularang aja dia buat ke DTC. Mending nemenin aku di rumah sambil bikin seserahan gitu kek. Ups! Namanya juga musibah ye? Sapa yang tau coba? Jadinya, kusabar-sabarin aja dia, biar tabah, kan semuanya pasti ada hikmahnya? *caelah, sok bijak niyeeee :p

Konklusinya: karena kebutuhan, kebiasaan, peristiwa tertentu dan beberapa faktor kompleks lainnya..terkadang malah membuat kita hafal akan perilaku manusia. Liburan longwiken, orang-orang ingin keluar dari rutinitasnya, pergi keluar kota mencari hiburan, membuat jalanan macet. Juga pada liburan longwiken ini, orang-orang yang ingin berbelanja membuat pusat tempat perbelanjaan menjadi ramai. Dan seorang oknum tak bertanggungjawab mengambil momen ini, mengambil kesempatan dengan mencopet misalnya. Seperti musibah yang menimpa Aidul itu.

Yang kedua! Tentang Manci dan Celsi yang memecahkan rekor sebagai juara baru. Manci menjuarai Liga Primer Inggris, dan Celsi berhasil meraih piala Liga Champions. Kalo Manci, aku emang nggak nonton, cuman baca-baca review ato nonton berita bola aja di tipi.

Sedangkan Celsi, aku sampe begadangan nontonnya. Haha! Heboh-hebohan di tuiter, belum lagi yang cela-celaan di watsap. 2 dari 3 kontak yang watsapin aku, milih Celsi. Cuman satu doang yang sepihak denganku ngedukung Bayern. Di awal-awal pertandingan sih masih datar-datar aja, nggak seru blas! Begitu juga di awal babak kedua. Sampe aku mau nerusin bobo lagi, eeehh..ternyata di menit ke 83, Muller dari Bayern ngegolin. Wuaah! Langsung supangat lagi nontonnya. Belum kemeriahannya kelar, disusul Drogba nggak mau kalah ngegolin juga. Hiyaaaah! Skornya jadi satu sama deh!

Dan nggak namba-namba lagi skornya, bahkan sampe perpanjangan waktu, skor dari kedua tim masih setia dengan angka 1. Adu penalti pun jadi alternatif, fuuuh..bikin tegang deh jadinya. Bastian Schweinsteiger mungkin lagi sial kali yah dia? Tendangannya bisa kebaca aja sama Petr Cech. Wuhuhuhuhu. Alamat aja dah tu, si Celsi bakal menang. Lawong ending penaltinya dialgojoi Kakaagh Drogba. Wuiih..berhasil deh Celsi ngebayar kekecewaan mereka di taun 2008 kemaren.

Yasuud, aku cuman cengar cengir. Hehehehe. Kakakku malah kegirangan super! Jejigrakan ndak jelas gitu. Padahal tadi pas jeda antara babak pertama dan kedua, kakakku sempet jato kepeleset di kamar mandi loh! Huahahahahaha. Kelakar kakakku yang paling diinget. Tentang dilemanya petugas yang nyetakin nama salah satu tim pemenang di piala Champions itu. Mungkin dia bakal lebih milih Chelsea, ketimbang Bayern Muenchen..yang emang bilangan hurupnya kan lebih banyak? Jadi bikin kelamaan bin ribet nyetaknya di piala. Heuhehehehe. Momen yang bikin terharu, pas Drogba meluk Schweinsteiger trus nenangin gitu. Kayaknya prustasi abiss! Si Robben juga tuh..muka kuciwanya juellaaas banget.

Nah, abis liatin bola, sebenernya aku uda ngantuk pengen bobo. Tapi tanggungan juga, soalnya mesti nyervis motor pagi-pagi. Emang harus pagi-pagi supaya dapet antrian cepet.

Eehh..pagi itu juga si Mince sms, ngabarin kalo dia uda balik ke esbeye. Katanya dia pengen nyervis motor sekalian ke rumahku. Eh, apa maen ke rumah sekalian nyervis motor kali yakk? Dah! Tauk deh..hahaha. Yang pasti sekitaran jam 9-10an, dia dateng, trus langsung ku anterin nyervis motor di depan gang.

Siang itu kegiatannya selain nungguin nyervis kelar *iya denk, kita nungguinnya di rumah, nggak pake mati gaya nungguin di bengkel sana. :p Aku dan Mince juga jadi pemaen figuran bantuin Mba iparku bikin seserahan. Yaiyalah figuran. Lawong kita banyak bengongnya, terpana ngeliatin Mba Iparku itu yang uda keliatan terampil bikin seserahan buat nikah.

Dan rupanya, paling lama bikin seserahan itu buat peralatan lenong, alias peralatan make up, alias kosmetik. Beeuuh, lama nian mak! Yaah..daripada yang laen-laen, yang bahan kain kayak baju ato handuk gitu. Karena mesti nelatenin satu persatu. Yang dikasih pita lah, isolasi, ditatain. Padahal mikirnya, halaaaah..cuman gitu-gitu aja tinggal di beberin ke kotak seserahan kan beres?? Akhirnya malah bikin ngantuuuuk! Mince yang masih ada bekas-bekas kecapekan pasca balik ke esbeye. Dan aku yang emang belom tidur sama sekali abis begadangan nonton bola dari jam setengah dua malem! Fufufuuuuh..

Paling awkward pas Mince ke rumah adalah, waktu aku masak tumis kangkung, dia yang setia banget nemenin. Aku sih nggak masalah kalo ditemenin, cuman kalo diliatin, yaaa..jadinya malah salting bin nervous juga loooh. Hahahaha. Aseliik! Maklooomlaaah, kan level saya masih chef abal-abal gitu ya? Huahahaha.
Oia, hari ini uda memasuki awal Rajab ya? Temen-temen kantor pada semangat puasa tadi. Sayang banget, nggak bisa ikutan puasa hari ini, gara-gara si saya dapet jatah libur dari kemaren lusa. Hohohoho.

Monday, May 14, 2012

Yabba Dabbaa Dooooo!

Surabaya Petang

Berdasarkan gps, ini emang nggak nunjukin Surabaya posisi nulisnya. Tapi whatever deh yee.. Juanda aja dianggep sah sebagai bandara Surabaya punye, padahal jelas-jelas posisi geografinya itu di Sidoarjo. Nggak usah jauh-jauh deh.. Bungurasih aja letaknya di perbatasan Surabaya-Sidoarjo. Tapi disebutnya? Ya, terminalnya Surabaya. Huweeehe.. Apaan deh yakk? :D

Kejadian tadi pagi mengawali kekonyolan di Senin ini, yaitu aku kebangun jam 7 lewat 15 pagi. Huwaaaaaah! Kan ceritanya pagi-pagi sekitar setengah empat-an dibangun Ibuku tercinta sambil bukain pintu kamarku: "Din..Diiin. Banguuuun. Katanya mau sahur?

Aku, "Iyaaah..Ma. Iyaaa.. *ngulet dikit. Mata setengah melek sambil pasang aksi mau nerusin bobo lagi. Cuacanya lagi asik, makluuum, pagi buta tadi ujannya menyapa bumi.

Daaaan. "Kliiiik!" Hiyaaaaah.. Ibuku nyalain lampu kamar. Yang jadinya kamar terang benderang bikin mata jadi susah meremnya. Hehehehe. Pinteeeer deh ye Emak saya. Hahaha.

Udiiiin deh..dipaksain setengah gontai turun ke bawah. Haseknya Ibuku uda manasin nasi buat saur. Yey! Abis saur, solat, trus melanglang buana di dunia maya..eeh, Ayahku telepong dari Madura mastiin data peta uda di tangan ato belom. Aku cuman, "Okeeeh, Boss. Nanti diserahkan ke yang bersangkutan" Masalah ceriwisnya, emang Ayahku juara daripada Ibu. Huhuhuhu.

Nah, mata uda kliyep-kliyep geje. Lalu kesadaran amblas seketika!

Bangun-bangun. Aku masih setengah idup buat mastiin jam dinding. Entah. Kayaknya aku dihipnotis gerimis di luar supaya terpedaya dengan kemalesan ngantor. Haha! Tapi itu beneran jam tujuh lewat lima bellaaaass? Hadooooh! Langsung heboh! Ambil handuk ama baju, masuk kamar mandi buru-buru. Selameeetnya aku nggak perlu repot sarapan sambil nyiapin buat bekal ntar siang ya. Jam setengah lapanan langsung tancep gas melawan jalan raya di Senin pagi. *ini kayak yang aku superhero buat menumpas kejahatan aja ceritanya deh! :p wekekekekek.

Fuuuuh, nyeklokinnya lewat semeniiiit barengan si Dimdim. Tapi alhamdulillah yang penting selameeeet. :))

Pas abis istirahat siang tadi, aku nyetorin pesenan Ayahku. Data 2 Kabupaten di Jateng buat Pak Bos. Sukurnya itu, Pak Bos giraaaaang! Soalnya data-data petanya kan digital semuanya. Jadi cuman tinggal editing, nggak yang perlu kita scanning ato semacemnya lah. Huhuuuy.. Langsung deh lapor ke Ayahku! Rebeessh Komandaaan! Haha.

Sorenya, aku kirain hari ini dan selanjutnya uda nggak ada lemburan. Yee..meleseeet mbak. Soalnyo Mbak Endangun ngelembur juga bareng Mas Sis. Yadeh, aku ngikut juga. Yang pastinya buka puasa di kantor juga nehh! Dah! Lagi kengiang lagunya Girlband Princess. Huwahahaha. Yutubing deh..kemano-manoo. Sampe nyari vidclipnya 98 degrees, eternyatah..adanya vidclip yang nggak available buat diputer pake youtube mobile. :( Haikkssss.

Truuuss. Sebelum bedug, palingan cuman nyiapin minum teh vanilla dimix ama saridelle. Ada kriuk-kriuk kripik kulit ayam juga. Mau pesen maem, ternyata Tante Asri lagi nggak masak.

Abis solat, sambil nyemil kripik ama teh..ngobrol bareng Mas Sis+Mba Endangun. Eh, mereka lagi ngomongin kartun jadul, Candy-candy. Gara-gara Mba Endangun pas lagi nyari data, iseng-iseng gugling Tuxedo Bertopeng. Aku yang emang nggak seberapa suka dan juga uda lupaaaa banget ceritanya gimana, cuman pelongok dengerin mereka ngflash back Candy-candy. Hahaiiy. Ditanyain ama Mas Sis, "Loh, emang kamu nggak tau Candy-candy nyuuuk?" Oke. Mereka biasa manggilin aku Unyu-unyu, agak gimana gitu dengan panggilan sayang mereka itu sebenernya. Soalnya, kadangan mereka suka nambain huruf "K" di awal kata "Unyu-unyu". へ( ̄⌒ ̄へ) Males deeeh kan?? Hehehe.

Oia, back to Candy-candy. Aku jawab, "Tau siiiih ama Candy-candy. Cuman aku lebih tau ama Flintstones, Mas!" Lalu aku ngeloyor pergi sambil tereak dengan volume rendah " Yabba Dabba Dooooo..!" Mba Endang+Mas Sis ketawa bebarengan. Hakhakhakhakhak. Iyaaaps..pada inget ama kartun settingan jaman Batu itu nggak? :D

Tambahaaan: Makasiyooong buat Mimincee atas komennya di postinganku kemaren Sunmor -Sur

Truss, juga buat komenUul di Blow Your Mind, beliau sahabat senaseb seperjuangan waktu masih ngampus dulu. Hehe.

Masih staytune aja nih di tumblrku. :) Maaaap. Nggak bisa mbalesi, soalnya emang aplikasi discusnya suka nggak ce-esan sama yang punya nih.. Tenkyuuu. Tenkyuuu deh. Xoxo. :*

Sunday, May 13, 2012

Sunmor-Sur

Keitung lebih dari 24 jam aku nemenin Mimince menjalani kehidupan sebagai anak kosan. *hahaaiiy :p Malem yang keluar cari makan, abis itu maunya ngemall, eh..nggak jadi gara-gara uda ngantuk gellaaak. Uda sampe di kosan, uda landing di kasur, lah kok nggak ngantuk sama sekalleeee?? Acaranya jadi yutubing sebelum tidur. Padahal si Mimince jelas-jelas uda makin sipit matanya. Tapi teteeeeep, kuajakin yutubing terosss. Hahahaha. Sori, sori nih min. :p Nyetel lagu ini, muterin lagu itu sambil rekom-rekom. "Ini keren deh, Min.." "Coba baca liriknya tuh, Min.." "Huwaaaa, vidclipnya kok nggak bisa diputerin ya Miiiin??"

Tukaaan, hebring aja malem-malem? Yang mungkin suara terdalam Mince berkata, "Ni anak kok nggak ngantuk-ngantuk sih?" "Uda jam berapa coba?" "Matanya kuat berapa watt lagi?" :D *Oke. Oke, Min. Aku sotoy yak? Hahahaha. Jadinya yutubing semalem diakhiri dengan lagu Menari punya Maliq. Heuheeee. Tapi yang tetep aja gitu, aku masih berisik. Ngegenggesin Mimince supaya ikutan ngalong bentar. Hahahaha. *evil laugh! Iya dongs, pastinya aku nggak ikhlas kalo ada temen tidur yang uda ngantuk duluan, sedangkan aku-nya malah susah merem. Ampun, ampun nih Om-Tante as PapMamnya Mince. Anak Anda saya bully! Hehehe.. Dan untunglah, nggak lamaan aku-nya tertidur dengan damai sentosa. Nggak keganggu nyamuk ato apa. Malah Mince yang kerasa banget nyamuk-nyamuk di kamarnya pada pesta pora. Aku? Bodo abisss, nggak ngerasa apa-apa. Huwahahaha.

Paginya, kita sunmorasur di Pahlawan. Eww, yang uda kebiasaan lama sih.. Jalan-jalan di sekitar sana uda macet gillaak. Nyariin parkir di pinggiran jalan biar praktis deh! Hehehe.

Karena kita aselinya uda kesiangan *iye denk. Berangkatnya baru jam delapan cuy.. Jadi nggak sopan aja ama perut kalo mesti nahan laper kelamaan. Hwahahaha. Nyari warung deh buat membantai soto. Wuihh, lumayan asoy sih sotonya. *makanan apasssiiih yang nggak asoy buat aku?? Wakakakakak. Yaa, aku ngukurnya si Mince makannya ampe abis gitu, paling nyisain dikiiit lah. Beda ama semalem, menunya penyetan, si Mince nggak ngabisin porsinya. Gara-gara kepedesan katanya. Kalo aku mah abis-abis aja yaa..Cuman anehnya, yang semalem itu emang penyetan..tapinya kok nggak ada lalapannya yaaa? -_-? Sampe kita mesen menu tambahan lagi, semangkuk sayur asem. Naaah, makin aneh lagi kan? Ada yang jualan sayur asem malem-malem? :D

Abis nyarap, trus beli minum cincau dua rebuan. *alamaaaak! Ini rinci banget? :p Kita langsung caw masuk ke area tugunya. Yang sebener-sebenernya..walo uda berkali-kali ke sana. Dalam idupku nggak pernah ngabadiin momen ato motretin tempat ini sekalipun. Hyahahaha. Cuman berhubung lagi bareng si Mince, akhirnya kita bernarsis boneng. Hwahahaha. Pose-pose standar, ato geje, semacemnya dah! Sayangnyaaa..nggak ada satupun hasil jepretan nampilin foto kita berdua. Semuanya sendiri-sendiri. Yaeyalaaah, tengsin mboo..minta potoin ke orla. Hehehehe.

Puas berpanas-panas buat cari spot dan angle-angle buat jepret, kita langsung cus ke Mbah-nya Mince di Marmoyo sana. Maunya sih ambil printer. Ealah, rumahnya kosong melompong ternyatah! Padahal pengen ngadem, uda keausan parah dari tadi. Yaudin, diem-diem bentar di teras sambil liat poto-poto hasil kenajongan kita deh! Hahahaha.

Langsung diterusin ke Taman Bungkul, cuacanya uda nggak sepanas tadi karena agak mendung gitu langitnya. Berbengong-bengong di sana. Sampe kedatengan Mba bermata sipit nawarin kita produk, dia yang ngasih kita brosur trus mintain nomerku. *haduh! Siap-siap besok diteror sms nih! :( Ada juga mahasiswa UB yang baru semester awal, ngasih kita angket tentang sekolah inklusi. Kacaunya, walo uda jelas-jelas aku jebolan pendidikan tapi baru denger tuh sekolah inklusi. Bagusan si Mince, walo kuliahnya tentang gizi tapi dia paham tuh sekolah inklusi. Whoaaa! Memalukan dunia persilatan nih! Hahahahaha. Jadilah dua mantan mahasiswa mengisi angket dengan kesotoyan masing-masing. *palingan aku-nya aja kali yak yang sotoy dan emang nggak tau? Hehehehe.

Naaah, kelar ngisi kuesioner. Tiba-tiba perut melakukan aksi protes. Seperti biasalah..hukum alam kalo uda kita masukin sesuatu ke dalem tubuh, semestinya harus ada yang dikeluarin nihh.. Yang aku jadi panik-panik gimanaaaa gituuu. Yawes, kita segera mendarat di Al-Falah sekalian solat Dhuhur *deuh! Waktunya yang jalan cepet ajah gitu ya? Kelar solat, uda pada ngerasa capek bin ngantuk..Ngebatalin pergi ke TM deh! Langsung balik ke kosan Mince. Ngeblututin poto-poto. Dan aku tewas saat itu juga! :D

Sore-sore, bangun, mandi, solat, nungguin Mince nyuci bentar. Truss pulaaang deh! :)

Sebenernya, bisa dibilang kami nggak jalan ke tempat yang gimana-gimanaaa gitu. Biasa aja sih.. Apalagi aku. Yang orangnya emang lebih nyaman ngobrol daripada ngeceng di tempat yang malah bikin kita nggak bisa bebas ngerumpi. Hehehehe. Jadi, yang paling asiknya sih..sebenernya ngobrol di tempat Mince aja. Karena lebih bebas dan nggak usah merhatiin lingkungan sekitar gitu deh. Hehehehe. Tapi lumayan kok. Ngobrolnya kita uda banyaaaak. Dengerin kisah ortunya Mince, yang tinggalnya pindah-pindah, pernah di Lampung, pernah di Salatiga, Mamanya yang mualaf, sodara-sodaranya Mince *yang menuruku sih, emang muka Mince paling beda sendiri deh dari sodara-sodaranya! Trus dia anak sapa dong? Hahahaha. Sampe dia yang cerita tentang kisah lope-lopenya. Cuiiiiit..cuiiiit. Aseeeek dah! ;) Selama di sana juga, kengiang-ngiang lagu "The One That Got Away". Gimana enggak, si Mince emang ngefans tuh ama Katy Perry, jadinya dinyanyiin muluk. Huehehehe. Trus dia yang tanya, "Tau Paramore nggak, Din? :D *hening kemudian.

Oke. Segitu aja duluuuu. Mince pasti langsung kepo deh besok. Hahahaha. Sori ya Min kalo ada kata-kata yang sotoyy. Next wiken aku tunggu di rumah Cilukbaku yaaaa.. Okaaaiy? :D

Sunmor-Sur, according to Mince status :) Aslinya sempet nyasar juga sih kemaren.. :D Pas cari kosan si Mince.

Thursday, May 10, 2012

Blow Your Mind

Mau cerita apa'an yah? Hehehe. Banyak! Tapi suka nggak ada waktu. Haha!

Kan seharian kemaren itu aku shaum ya? *iyaaa, Diiiiiiin. Tauu..tauuu :p Sombong amat syeeeh! :p Eitsssss..bukan sombong coy! Cuman pamer dikitlah..hahaiiy.. Astaghfirullah. :) Pissh semuanyaaah! :*

Entah hukum kausalitasnya berlaku apa enggak. Seharian yang puasa kemaren, perut langsung galau. Hahaha. *Lagu lamaaaah! Naaah, karena perut melakukan penggalauan itulah langsung merembet ke mood. Bukan yang marah ato ngambekan gitu. Cuman ngerasa bosyeeen abis deh! Nggak ngerti mesti ngapain sama idup. *hadeeeeh! :p Mau ngetik kerjaan bosen. Dengerin lagu, uda bosen sama playlist di hape sendiri. Hahahaha. Yaa, biasanya kan aku minum aer putih ato nenggak saridelle buat ngebunuh bete. Lah, tapi tindakan tadi bisa dianggep ilegal tuh kalo dilakuin beneran di hari ini! Ya, toh? Uyeee boss!

Kalo kerjaan ngetik sih, dengan ogah-ogahan kulakuin juga. Lawong uda kerjaannya. Masa iya ditelantarin?? Bisa nggak digaji sayaah mak! Huehuehue.

Yawesdeh..aku yutub-ing. Hihihihi. Curi-curi yutubing sih tepatnya. Tau nggak vidclipnya sapa yang pertama kuputer?? Hahaha. Yak! Ini aneh. Aku muterin Mr. Simple-nya Suju. Bwahahahah. Kenapa? Ada masalah? Yaa, gimana yaa.. Kan aku jarangan suka K-pop tuh, hehehe. Cuman lagi pengen beda aja. Pengen menggila aja sama Suju. *syaelaaah! :p Buat Suju, kumuterin sampe 3 lagu. Yang lagu tadi, Bonamana, ama Sorry sorry. Pastinya aku nggak ngerti liriknya buat diresapin, hehe. Aseli cuman nikmatin musiknya doangs. Nggak paham bahasa Korea denk! Karena nggak ngerti itu, aku cuman ngertinya pas mereka kompak nyebutin "Blow Your Mind" bareng-bareng di Mr. Simple. Sekalian ku bikin judul postingan ini dah! Hahaiii.

Trus lanjut ke Coldplay. Dari yang Gravitiy, The Scientist, sama Princess of China. Lagu-lagu nyessek sih, cuman kalo Coldplay yang nyanyi, ngerasanya mereka malah ngasih power gitu ke aku. Oooww, thanx ya Chris Martin! :)) Pengen ngebahas lagu-lagunya sih. Tapi mereka terlalu keren emang kalo dijelasin lagunya satu persatu. Suwer! Nggak perlu bilang banyak kata, buat nyebutin mereka super duper amajiiiing band! *bacanya: amazing euyy :D hahaha.

Terakhir-terakhirnya. Aku yutubing Afgan pas coverin lagunya Katy Perry-The One That Got Away secara live di salah satu acara musik tv swasta Ahaaaayy.. Meresseeeep ke dadaaa suaranya Afgan woy! Jarang-jarang aku suka liatin penyanyi Indo nyanyi live gitu. Tapi Afgan adalah pengecualian kali ya? Huhuuiy! :D Sekalian liat video Afgan cover lagu Adele-Samwan Laik Yu. Hihihi. Aiih! Teteeep suaranya angeeet banget. :')

Karena lingkungan kerjaku dipenuhi orang-orang yang punya sisi keagamaan yang lumayan bagus. Makanya, aku sering dengerin siaran radio Islami kayak SAS Fm. Contohnya kemaren siang, radionya Masjid Al-Akbar ini lagi ngebahas fiqih kontemporer bareng Pak Zahro. Aku lumayan anteng dengerinnya. Anteng ketiduran maksudnya. Hahaha! Etapi aku nangkep tuh pas Pak Zahro bilang. Kalo bekerja itu tidak sekedar diniatkan untuk melengkapi kehidupan dunia, tapi bener-bener buat akhirat. Buat beribadah. Apapun profesinya.

Dan aku beneeer-beneeer bersukur banget bisa kerja di tempat ini. Kerjaannya kan emang bergerak dalam bidang keilmuan dan pengetahuan. Jadi sekalian berdakwah, juga beribadah. Walo nggak usah capek-capek ngoceh, maupun mesti ceramah maraton di depan orang. Wuaaw! :D

Sorenya, brosing berita update tentang kecelakaan Sukhoi. Lah, nyasarnya malah ke berita tentang gadget. Tepatnya sih aplikasi fotografi. Haha. Tau kan kalo aku emang suka kepo aja kalo ada gembar gembor tentang aplikasi fotografi yang lagi hits? Huhuuu. Emang nggak bisa nahan liat aplikasi nganggur yang belum dipasang di hape. Caelaaaah. :D

Abis donlotin, abis daftarin akun baru, ealah aku kok nggak bisa login gitu. Tauk dah kenapa.. Karena uda hampir Maghrib, jadi kutinggalin buat buka puasa aja deh! Nyiapin saridele yang diangetin, sambil dikasih irisan jahe bakar. Abis mendidih dicampur teh celup, trus kasih gula deh! Maknyooos! Buka puasa nikmat beneeer..

Yang kepikiran buat ngembat ini itu sebelum buka. Eeeh, abis bedug, makan soto semangkok aja uda ngerasa kenyang. Hahaha. Kasus biasa yang terjadi kan?

Wednesday, May 9, 2012

Ngebo Dan Ngobrol

Bisa dibilang, semalem adalah tidur ternyenyak yang pernah aku rasain selama beberapa minggu ini. Kalo kecapekan sih iya, malah gara-gara kecapekan itu suka sembarangan aja tidurnya! Nggak terkonsep! *halah! :p Semisal ketiduran di depan tipi gara-gara keasikan nonton tipi yang malah ceritanya jadi kebalik, si tipi yang nontonin kita tidur! *bwahahaha :D Jadi mesti kebangun deh buat pindah ke tempat ternyaman sejagatku. Trus yang kedua, masih kasus yang sama syeeh.. Keseringan ketiduran di depan tipi, tidurnya jadi agak awal deh.. Yang malah efeknya jadi gitu. Suka kebangun lahh..di atas jam dua bellasan. Parah. Buntutnya? Mau nerusin tidur sesi kedua di tempat ternyaman sejagat, jadi nggak bisa-bisa. Nggak nyenyak. Karena ngerasa kantuknya uda terpenuhi walo cuman tidur 2-3 jam di tempat yang tidak semestinya. Hiyaks!

So, semalem abis lemburan..nyampe rumah sekitar jam 7-an lewat, abis maem ama solat. Yaah, yaaah..jam setengah sembilan kok mata jadi sepet-sepet gemanaaaah getooo ya? :D gyahahahaha. Yaudin, pamit ke Mama buat ngebo duluan. Hihihihi

Oia, kemaren aku terlibat obrolan seru ama Pak Bos. Ciyyeeeeh.. Soalnya aku juaraaaang banget bisa ngobrol lama dan cuman bener-bener berdua kayak kemaren itu. Kan kadangan suka ada temennya, ato kalo nggak, ngobrolnya cuman basa-basi, sekedarnya gitu aja trus aku langsung ngacir deh! He'eh..kemaren itu ngobrolnya jadi keliatan asik aja lah.. Pak Bos yang tanya aku tentang kegiatan di pondok dulu, seni kaligrafi, sampe beliau juga cerita waktu masih kerja di SCTV. Yuiii, kan sekitar pertengahan 90-an SCTV masih di Surabaya tuh, belom pindahan ke Jekardah. Beliau jadi tim editing acara di stasiun tipi tersebut. Ih, kedengerannya kereen gitu ya? Fuh! Fuh!

Beliau nyebutin Kobatama. Aku keinget! Itu kan acara rutin basket di SCTV pas ngehits di era 90-an? Pas masih jaman aku esde tuh! Trus Pak Bos katanya dulu sering nongkrong bareng Indiarto, sekarang yang jadi newsanchor di TvOne. Sebelumnya kan dia di SCTV tuh mboook.. So, Pak Bos lebih intens ke video editing daripada kerjaan kita yang sekarang ini. Makanya Pak Bos sempet curcol juga. Beliau nyesseeel kenapa mesti kuliah. Karena kuliahnya dulu kan pas jaman 80-an masih purba, belum kenal dan nyentuh era komputerisasi. Semuanya serba manual. Bikin bilboard iklan, ato pamflet masih jadul banget! Serba ribet. Dan nggak sepraktis sekarang. Katanya sih, kemampuan desain grafis yang serba digital sekarang, beliau dapetin di luar kuliah. *yaiyyaalah! Hehehe

Ihh..jadi pengen cerita khusus tentang Pak Bosku deh! Hahahaha. Kapan-kapan deh yaaa.. *kapan-kapan muluuk *janji-janji muluuuk :p Tauk ah! Hahahahaha.

Hmm, Senin kemaren aku juga ngerumpi banget bareng sahabatku. Si Kuning Kenari. Kan dia mau jemput misuanya di Juanda. So, si akyu yang nemenin deh..gara-garanya pesawat misuanya baru landing sekitar jam sebellasan malem. Hohohoho.

Dan detik-detik di ruang tunggu Juanda itu, kami bernostalgiyaaah. Hahaha. Aku-nya sih yang dengerin. Kebanyakan dia yang cerita. Aku lupa awalnya kami ngomongin apa gitu. Lah kok, dia jadi flashback ama kejadian pas kita masih kelas Dua Tsanawiyah. Yang begonya, aku lupa! Sama sekali lupaaah! Hahaha. Ih, beneran deh. Sampe si Kuning Kenari ini inget banget respon apa yang aku omongin ke dia pas masih kita ababil ituh! Hwahahaha. Apalagi katanya, waktu ada kejadian itu, dia sempet dicengin sama aku. Jadinya dia ngambek, dan kita malah nggak sapaan lamaaa. Aku nggak berenti-berentinya ngakak di sana. Upss..tapi nggak kenceng kok mbook. Maklum, mesti jaim di tempat umum. Hihihih. Lagiyan sih aku heran, napa dia segituuu ingetnya kenistaan kita berdua? Padahal kan uda jaman daholooo kala? Ten years ago maaak! Endingnya sih, katanya juga, aku duluan yang nyapa. Hehehehe. Dia pantang nyapa duluan katanya. Ebuseet. Emang mungkin dari dulu aku nggak suka punya konflik kelamaan bareng temen kali yak? *halaaah :p

Nggak ketinggalan juga, kita sempet-sempetnya ninggalin jejak kenarsisan kita di sana. Hahaaaaai.. Teuteeeep deh melakukan gerakan aksi sadar kamera. Wakakakakakak.

Trus aku juga dapet oleh-oleh tuh dari hubby-nya pas transit di Taipeh apa Singapur gitu. Tauk dah! Yang penting enaaak. Menurutku sih itu mirip bakpia telo ungu. Paling doyan ngabisin malah Mama lohh.. Hehehehe.

Monday, May 7, 2012

Dunia Dalam Kata

"My World in My Words", terpilih menjadi judul pembuka tumblr saya setahun lalu. Dunia Dalam Kata. Seolah-olah saya merangkum seluruh isi semesta saya hanya menjadi hitungan kata. H-A-N-Y-A! :)

Di tanggal ini pada setahun lalu, untuk pertama kalinya saya menyentuh ranah tumblr. Masih culun. Masih polos. Dan jelas sekali "rupa ijo-nya" dalam dunia blogging. Walau sudah terlebih dahulu menjajaki Blogspot pada akhir taun 2009, tapi tetaaap saja. Saya bukanlah apa-apa dibanding para blogger keren itu. :) Heuuuuw..

Dan sebagai pembuka, saya mempost seperti ini.

Mei:

Juni:

Juli:

Agustus:

September:

Oktober:

November:

Desember:

Januari:

Februari:

Maret:

April:

Followers

Posts

#Tumblr ini memang sudah seperti life report saya secara online selama setahun. Segala momen, kejadian, minat, perasaan campur aduk tertuang di sini. Baik eksplisit, maupun implisit. Kadang “sangat dodol” atau malah “terlalu serius”. Serba situasional, yang bisa terencana dengan baik, bahkan hingga tercetus spontan begitu saja.

Tumblr saya=Hidup saya. *\^_^/* Hiip..Hiiip..Huraaay!

*Setahun Tumblring* -070511- & -070512-

Saturday, May 5, 2012

Nu Kumiiin..

Kata apa yang paling tepat untuk diungkapkan ketika apa yang selama ini kau kerjakan mendapat sambutan positif bagi orang? Lega? Puas? Bangga? Ahh..mungkin tidak cukup. Pada detik itu juga kau merasa berharga. Ya! Bisa memberi manfaat kepada orang lain. Sekalipun itu hanya dalam skala kecil.

Apa yang saya hasilkan kemarin telah memberikan luapan rasa nyaman. Saya tidak berkecil hati lagi. Mengurangi kekerdilan kepercayaan terhadap diri sendiri. Hanya ada sedikit koreksi saja. Itu pun tidak fatal. Tak banyak. Yang biasanya selalu membuat saya panik setengah mati.

Begini ya rupanya? Gemuruh ini benar-benar menyenangkan. Mungkin saya akan ketagihan, Tuhan. ^_^

Kemarin, saya disadarkan pula tentang sesuatu. Ketika seorang Mince mengirimkan pesan kepada saya. Bahwa ia ingin menyibukkan diri selain kegiatan hariannya sebagai karyawan. Ia meminta pendapat saya. Saya berpikir sebentar. Lalu mengetikkan balasan untuknya yang mengatakan begini. Intinya sih, saya juga tidak bisa memberikan saran, tentang kegiatan macam apa yang mesti ia lakukan selain bekerja. Saya pun memiliki keinginan yang sama dengannya. Ingin punya kesibukan lain yang bisa mengalihkan kejenuhan bekerja. Tapi bagaimana? Itu tidak memungkinkan. Terkendala waktu. Yang kadang pun saya mesti lembur hingga malam. Lalu saya singgung tentang kursus yang diadakan Radio SAS FM minggu ini. Saya bersedia ikut karena kursus ini berlangsung pada akhir pekan. Waktu luangnya lumayanlah.. Jauh-jauh hari sudah saya rencanakan untuk tidak kemana-mana hari Minggu ini. Padahal, ada teman yang menawari saya juga untuk bepergian. Tapi saya tolak. Syukurlah. Mince juga berminat, kemarin ia mendaftar ke sana. Dan sedikit dibumbui bakal alamiahnya, nyasar, hingga melakukan thawaf di jalan A.Yani sebanyak 3 kali. Hahaha. Sori, Min..ke-ekspose nih! :D

Kembali lagi ke pesan Mince. Saya mencoba menempatkan diri saya sebagai dirinya. Berjuang di kota ini. Sendirian. Mengumpulkan dolar demi dolar untuk kemandiriannya. Iya sih.. Sebelumnya Mince sudah mendendangkan lagu "Hidup Anak Kos" di Semarang ketika kuliah selama beberapa taun. Mungkin di sana ia sudah sangat bisa beradaptasi. Sedangkan di sini, walau ada keluarganya yang juga berdomisili di Surabaya. Ya, tapi kan tidak memungkinkan juga untuk menjagai atau mengawasi Mince selama 24 jam? Dan minggu ini ia sudah resmi menjadi anak kosan. Hehehe. Pindah dari rumah keluarganya yang entah siapanya.

Ya sekedar berandai-andai menjadi Mince. Yang terkadang masih butuh bantuan agar tidak tersesat di jalan misalnya. Hehehehe.

Siangnya, sahabat saya berkunjung ke kantor saya! Ahayy..senang sekali! Ya, ia sedang mengurus nota pembayaran atas hasil kerja terjemahannya kemarin. Saya memakai jasanya karena memang kemampuannya cukup bisa dipertanggungjawabkan, bukan karena alasan saya bersahabat sangat dekat dengannya. Dan ia memang berhasil membuktikannya.

Bahkan, saya malah yang kelabakan menghadapi hubungan-bisnis-tiba-tiba yang jarang saya lakukan bersamanya. Contohnya ya di siang itu. Saya jadi salting. Saya sangat kebingungan mesti bersikap seperti apa. Hohohoho.

Sahabat saya malah terlihat enjoy, bahkan pada saat ia berbincang cukup serius dengan Pak Bos saya. Ia memang selalu punya kepercayaan diri yang mengagumkan! Salutee! Perbincangan itu pun tak lama, sahabat saya segera undur diri lalu menyerahkan bon pembayaran kepada Bu Tutik.

Saya ajak dia turun, mentraktirnya minum sembari melanjutkan obrolan kami. Dan kali suasananya lebih santai daripada tadi. Hingga tiba pada satu pertanyaan yang saya ajukan kepadanya. Tentang pernikahannya yang kemarin saya dengar akan dilangsung dalam waktu dekat. Tapi ia sedikit tersiap, dan menjawabnya dengan lugas. Masih ada perbedaan pendapat rupanya, antara sang tunangan dengan keluarga sahabat saya. Terutama ibunya, yang menginginkannya mesti berkarir dulu, mandiri, memantapkan diri secara finansial. Ketika itu terpenuhi, barulah ia disarankan untuk menikah.

Wuhuhuhuu.. Nu kumiiin ;) 030512

Thursday, May 3, 2012

Ha-lo!

"Halo." Suara renyah seorang perempuan memantul di seberang sana. Menjawab deringan telpon di malam itu.

"Halo." Panca menyambung dengan nadi lirih.

"Ya. Halo. Perlu dengan siapa?" Suara itu mengulang lagi. Kali ini terdengar tegas.

"Oh, iya. Maaf. Setyo-nya ada?"

"Mas Setyo? Oh, Mas Setyo-nya masih makan."

"Emh, begitu. Boleh tahu pulang lemburannya kapan ya, Mbak?" Panca berusaha bersikap sopan dengan menyertai imbuhan "Mbak" barusan.

"Pulangnya..pulangnya sekitar jam 7. Maaf. Ini siapa ya?" Perempuan itu bertanya.

"Panca. Mbak yang ngangkat telpon ini siapa?"

"Saya? Delia. Iya nanti akan saya sampaikan ke Mas Setyo-nya. Ada perlu lain lagi mungkin?"

"Oh, nggak ada Mbak. Makasih ya."

"Ya."

Telpon ditutup.

Panca terdiam sebentar. Berusaha mencerna. Delia? Karyawan baru itu? Gadis yang sering disebut-sebut Setyo di sela-sela obrolan mereka tentang pekerjaan? Perempuan yang katanya selalu menjadi pusat perha..

Pikiran bercabangnya terputus. Hapenya berdering. Setyo! Diangkatnya segera, pikirannya tentang perempuan yang baru ia kenal dari sekedar sapaan suara tadi pun membuyar sementara.

Hingga di akhir pembicaraan mereka, suara Delia kembali bergaung di telinganya tiba-tiba. Panca berkomentar dengan malu-malu. "Tadi yang angkat si Delia katamu itu? Suaranya enak ya?" Setyo hanya tertawa mendengar celetukan sahabatnya itu sambil mengiyakan saja. Pembicaraan itu pun berhenti dengan bunyi klik.

Tapi tidak demikian bagi Panca. Suara yang berdurasi sebentar itu tak berhenti. Masih mengiang. Jernih. Terang. Seperti oase. Menyejukkan. Walau seolah-seolah akan menghadirkan banyak warna cerah di sana.

Delia. Panca mengeja nama itu.

Seperti apa rupamu sebenarnya?

Wednesday, May 2, 2012

6:02 AM - No comments

Apa-Yang-Ada-Di-Kepala

Mengenang Setahun Kematian Osama bin Laden

Kamu bisa membunuh seseorang dengan menembak kepalanya. Kamu dapat menghilangkan nyawa seseorang dengan memenggal kepalanya. Menyiksanya sedemikian rupa. Hingga kematian itu benar terasa di depan mata. Menghentikan asa.

Tapi. Apa yang ada di kepalanya itu..takkan pernah mati. Tidak hilang. Tak pernah terbunuh.

Apa-yang-ada-di-kepalanya-itu hanya bersembunyi. Menunggu. Menanti waktu. Untuk memasuki kepala orang lain lagi. Menyelusup. Membayangi hidup. Memberi kecemasan. Menggenerasi. Satu demi satu. Membentuk koloni baru. Hingga Negara akan memburu orang-orang itu lagi untuk kembali membunuhnya.

Itulah yang dinamakan isme. Paham. Aliran. Tidak punah. Tidak bisa dibunuh dengan peluru . Atau ayunan pedang sang Algojo.

Sederhananya adalah.. Walaupun tangan saya suatu saat nanti lumpuh. Tak bisa bergerak. Tak bisa menulis. Tak bisa mengetik dengan sempurna. Saya percaya. Pasti akan ada manusia yang siap. Bersedia membantu saya menuangkan apa yang ada di kepala ini dengan tangannya.

Yang menjadi pertanyaan adalah..

"Sebenarnya Osama itu meninggal karena sakit atau terbunuh dengan ditembak?"

Tak usah dijawab, teman. Itu sudah tidak penting lagi. Beliau sudah menjadi urusan Tuhan sekarang.

Tulisan Setahun Lalu. 020511

Dua Digit

Awal bulan. Pagi setelah sehari gajian selalu memberikan mood yang cerah untuk saya. Bersemangat menjemput hari. Berangkat tanpa merasa perlu dikejar-kejar hantu. Tergesa-gesa. Yang pada sebenarnya saya sudah tahu, saya tidak akan terlambat. Jam log kantor tak akan menghukum saya. Ohh, begitu ya?

Selepas duduk dengan santai, dan menyalakan komputer, saya teguk susu kedelai tawar sebagai permulaan sambil mensugesti diri. "Ini akan menjadi hari yang nyaman, Dina." Saya aminkan bersamaan dengan cairan yang mengandung isoflavon itu melewati kerongkongan. Enak. Saya selalu suka walau rasanya jauh dari kata manis.

Semalam sepupu saya menginap di rumah. Beberapa waktu kami tak bertemu. Ia dengan penuh semangat menceritakan kegiatannya. Kepulangannya pada wiken barusan (yang ia bilang, ia merasakan kepulangannya begitu berkualitas karena tidak harus terbebani dengan laporan-laporan tugas seperti sebelumnya, sehingga bisa bermain dengan sang keponakan sepuasnya. Ah, iya saya pun kangen sekali dengan makhluk menggemaskan itu. Namanya Bintang. Sepupu saya sempat mengirimkan fotonya via watsap. Beeuh, bahkan cerita dalam tanda "buka/tutup kurung" begini harus segitu panjangnya :D)

Sepupu saya juga bercerita tentang usaha kecil-kecilannya bersama teman-teman kosnya yaitu menjual jelly, dan sambil saya sibuk membuat mie untuk makan malam (yup! Entah kenapa ingin sekali makan mie sebagai santapan malam dicampur wortel dan irisan paprika hijau waktu itu), ia juga bercerita tentang film yang baru-baru ini rilis. Film arahan Joko Anwar. Hfft..bahkan sebelum sepupu saya menjelaskan, seakan-akan saya sudah bisa membaca endingnya seperti apa. Lalu, masihkah ada keinginan untuk menontonnya?

Seharian ini di antara instruksi pembuatan potensi Daerah Istimewa Yogyakarta, export poster saya ke dalam bentuk JPEG, serta penulisan arti terjemahan dan (tambahan lagi) pengecekan hasil terjemahan kamus dari salah seorang sahabat. Saya terlibat dalam dialog dan kejadian dalam beberapa tempat bersama beberapa orang. Apa yang sedang "meracuni" saya kali ini? Ah, tak pantas jika saya sebutkan. :)

Sebelum lembur sore tadi, Pak Bos sempat menanyakan usia saya. Jawaban dua digit angka saya sebutkan kepada beliau. Sedikit heran atas jawaban saya. Beliau mengira saya masih 19 atau 20 taun. *ahh, wajah saya terlalu menipu rupanya. Hahahaha. Maaf. :p

Alarm ingatan saya berdering di hari ini. Tepat setahun lalu. Seseorang bernama Osama Bin Laden meninggal. Tepatnya dibunuh. Dan di saat itu juga saya menulis, tapi bukan tentangnya. Melainkan apa yang akan dia tinggalkan setelah kematiannya. Klise sih. Semuanya pun akan terjadi pada manusia-manusia sebelum Osama, maupun..manusia-manusia setelah Osama.

Tenang saja. Setelah ini, akan saya repost. :)