Wednesday, May 2, 2012

6:02 AM - No comments

Apa-Yang-Ada-Di-Kepala

Mengenang Setahun Kematian Osama bin Laden

Kamu bisa membunuh seseorang dengan menembak kepalanya. Kamu dapat menghilangkan nyawa seseorang dengan memenggal kepalanya. Menyiksanya sedemikian rupa. Hingga kematian itu benar terasa di depan mata. Menghentikan asa.

Tapi. Apa yang ada di kepalanya itu..takkan pernah mati. Tidak hilang. Tak pernah terbunuh.

Apa-yang-ada-di-kepalanya-itu hanya bersembunyi. Menunggu. Menanti waktu. Untuk memasuki kepala orang lain lagi. Menyelusup. Membayangi hidup. Memberi kecemasan. Menggenerasi. Satu demi satu. Membentuk koloni baru. Hingga Negara akan memburu orang-orang itu lagi untuk kembali membunuhnya.

Itulah yang dinamakan isme. Paham. Aliran. Tidak punah. Tidak bisa dibunuh dengan peluru . Atau ayunan pedang sang Algojo.

Sederhananya adalah.. Walaupun tangan saya suatu saat nanti lumpuh. Tak bisa bergerak. Tak bisa menulis. Tak bisa mengetik dengan sempurna. Saya percaya. Pasti akan ada manusia yang siap. Bersedia membantu saya menuangkan apa yang ada di kepala ini dengan tangannya.

Yang menjadi pertanyaan adalah..

"Sebenarnya Osama itu meninggal karena sakit atau terbunuh dengan ditembak?"

Tak usah dijawab, teman. Itu sudah tidak penting lagi. Beliau sudah menjadi urusan Tuhan sekarang.

Tulisan Setahun Lalu. 020511

0 komentar:

Post a Comment

Tinggalkan Komentar