Friday, March 8, 2013

4:35 PM - No comments

Konsultan Keharmonisan

Kayaknya bakal ada beberapa topik yang bakal aku perbincangkan di bilik pribadiku ini. Emhh, tapi yaaa satu-satu aja dulu deh ngepostnya.

Kemaren pagi. Aku nggak sengaja baca tuit seorang temen yang isinya bikin batin ingin menyalak-nyalak hebat! *emaaaangnya doggy??* haha.

"Tabiat perempuan terkadang lebih jahat dari pada tabiat setan.."

Omagaaaahh.. Aku pun sedikit terbakar amarah juga.

Yaaa, okay! Di luar aku bisa mengira-ngira, temenku ini lagi berurusan sama siapa. Cuman aku emang nggak tau apa masalahnya. Tapi yaaa..jangan gitu-gitu juga doooongss. Aku sebagai makhluk terhormat yang bernama perempuan merasa cukup tersakiti juga, jika dibilang mirip dengan makhluk penghuni neraka ituh. :(

Dan tenyata kicauannya pun berlanjut. Dia minta solusi kepadaku. Dia juga menjelaskan sedikit tema permasalahannya. Yang ternyata masalahnya adalah..dia dituduh macem-macem dengan mbak perempuan yang namanya tak usah disebut tadi. Yaa..tuduhan seperti senang bercanda ria dengan perempuan lain, yang begitu-begitu lah, yang mengakibatkan kecemburuan bagi perempuan tak perlu disebut itu dan membuatnya menuduh temenku tadi. Mungkin saking sering dan berkali-kali dituduh seperti itu, hingga temenku ini ingin mewujudkan tuduhan tersebut. Hadeeehh.. -_-"

Ya sih..dituduh itu nggak enak. Keluar dari apa yang dituduhkan itu juga nggak enak. Tapi nih ya..tuduhan berkali-kali seperti itu bukan malah menjadikan kita rapuh dan malah berpikir pendek ingin mewujudkan ini menjadi realita. Itu namanya tolol juga. Dengan garis bawah..kalo kita masih sayang sama pasangan loh ya. Nggak pantes kayaknya membalas rasa sakit kita kepada pasangan kita atas tuduhan tadi dengan cara menyakitinya juga. Baiknya kita diamkan saja dulu mereka, sambil menenangkannya dengan membuktikan bahwa tuduhan itu sangatlah tidak benar. Dan nanti, jika suasananya sudah tenang, mari kita komunikasikan baik-baik dengannya.

Bagi yang menuduh..ada baiknya mulai membangun kepercayaan pada pasangan. Menjauhkan rasa curiga dan pikiran-pikiran buruk lainnya. Nggak ada salahnya memberi kesempatan pada pasangan untuk didengar, dimengerti itu akan membuat dia lebih merasa dihargai.

Namun. Pada tahap-tahap tertentu. Kita pastinya telah mengenal batas. Kalo dilihat dan dirasa ini sudah berlebihan dan tak bisa teratasi, baik dengan komunikasi atau mediasi lainnya.. Sebaiknya coba pikirkan ulang tentang kelanjutan hubungan tersebut.

Hehe. Aku berasa konsultan keharmonisan pasangan ajeee yeeeh :D Enjoy! Hihihihi..

PS: Tulisan ini memang dibuat asal-asalan. Tapi bukan berarti tak berdasar. Banyak belajar, melihat dan mengamati pengalaman diri sendiri dan orang lain. Juga diselingi membaca artikel tentang interaksi kita dengan pasangan. :)

Satu lagi. Mungkin malah dalam masalah interaksi seperti ini..aku nggak pernah mau liat siapa yang paling ini itu berdasarkan gendernya. Laki-laki, perempuan..masing-masing punya kesempatan yang sama untuk melakukan kebaikan ato tindakan kriminal sekalipun. Semuanya cuman masalah pilihan. Laki-laki. Perempuan. Sama saja.

0 komentar:

Post a Comment

Tinggalkan Komentar