Tuesday, April 30, 2013

4:57 AM - No comments

Saiyo*

Mata beningnya mulai kelelahan. Oh, tidak. Bukan mulai. Tapi sedari lama sudah lelah. Lelah melawan cahaya di hadapannya yang berkedip-kedip itu. Baginya terlalu menyilaukan. Ia menelungkupkan wajah. Memindahkan bebannya di atas meja. Walau tetap saja, bebannya masih terasa di kepalanya. Berat. Hatinya lirik berbisik.

Seharusnya, ia menyalakan kembali lentera di sepanjang relung miliknya yang tersembunyi. Tapi. Seharusnya juga ada seseorang yang menyaksikan, bagaimana ia dengan penuh kehati-hatian menjaga nyala lenteranya agar tak meredup sepanjang waktu.

Ini sudah penghujung April. Sisa-sisa titik hujan di jendela semalam, mulai mengering..

*nama warung tempat makan malam ini..

0 komentar:

Post a Comment

Tinggalkan Komentar