Wednesday, April 20, 2016

Setelah Kontrol Kedua

Untuk kontrol kedua ini, aku pergi ke Puskesmas bukan ke dokter kandungan seperti sebelumnya. Karena rencana lahiran nanti mau menggunakan fasilitas BPJS. Jadi mesti runut dari faskesnya toh?

Berkaca pada kontrol pertama, antri kontrol pastilah lama. Apalagi dalam waktu seminggu, di Puskesmas faskesku ini hanya ada jatah dua hari untuk kontrol kehamilan, yakni Rabu dan Kamis. Jadi aku pikir kalau berangkat siangan mungkin lebih sepi antriannya. Ternyata... Bukan tentang antriannya, tapi untuk kontrol hamil prosesnya sangat lama dan memang harus lebih pagi. Beda loh yaa..dengan kontrol hamil di dokter kandungan sebelumnya. Waktunya cuman sebentar, omong-omong sama dokternya, usg, omong-omong lagi, udah kelar. Palingan hanya 15 menitan kali yaa.

Juga karena periksa hamil pertama di Puskesmas, ada program wajib dari Pemerintah yang mengharuskan tes HIV tiap ibu hamil. Entah ini berlaku karena aku baru hamil pertama, atau diwajibkan bagi seluruh ibu hamil baik yang sedang hamil kedua atau seterusnya. Aku lupa tanya. Pokoknya intinya kudu tes darah.

Setelah sebelumnya didata, termasuk kapan terakhir mens, data diri dan suami, sudah berapa lama menikah bla bla. Ditensi (rendah bangeeet, makanya sering pusing dan nggak kuat berdiri lama), ditimbang (BB bulan ini turun 3 kilooo loh!). Ditensi pun sampai dua kali, yang kedua disuruh baring ke kiri untuk tau selisihnya. Tapi tetep sama, tensinya rendah. Hiks.

Selanjutnya dites darah di lab puskemas. Oiyah, sekarang tuh walau namanya puskesmas tapi udah bagus loh pelayanan dan fasilitasnya. Jadi nggak usah ragu buat periksa ke sana yaa. Apa mungkin karena ini di kota besar ya? Tapi semoga ini berlaku untuk semua daerah karena Pemerintah sudah mulai sadar untuk lebih memperhatikan kesehatan masyarakatnya. Aamiin.

Yak, jarum suntik mulai menembus lenganku. Ini juga karena aku nggak tau golongan darahku apa. Atau mungkin pernah tau tapi lupa. Selanjutnya, disuruh tes urin. Emmh..agak gimana itu. Hehe. Puskesmas udah mulai sepi karena mendekati jam istirahat. Nunggu hasil tes, lalu dikasih amplop hasil tesnya oleh petugas lab. Balik lagi ke ruang Ibu dan Anak nyerahin amplop tersebut.

Lanjut ke bagian gigi, buat diperiksa giginya. Cuman disuruh mangap aja. Lalu dibilang giginya bagus, tinggal bersihkan karang giginya nanti setelah melahirkan. Periksa gigi harus 6 bulan sekali. Oke, setelah operasi gigi kemarin jadi males periksa lagi.

Sampai di ruang Ibu dan Anak lagi, dikasih wejangan bla bla. Hasil pemeriksaan kita telah tertulis dalam buku khusus (foto bukunya menyusul), yang wajib kita bawa ke puskesmas tiap kali kontrol. Sebulan lagi kembali ke sana, dan jangan lupa untuk datang lebih pagi.

Dan beneran aku lupa, karena keburu pulang dan emang udah sepi pada istirahat. Lupa nggak ambil resep obatnya. Owalah. Obatnya berupa vitamin asam folat dan penambah darah. Asam folat masih punya sisa bulan kemarin, kalo penambah darah ini nggak ngerti yang aman buat Ibu hamil yang mana.

0 komentar:

Post a Comment

Tinggalkan Komentar